Kiat-kiat Meraih Kemudahan

Setiap yang hidup pasti akan menghadapi ujian dan cobaan dan Dunia ini diciptakan sebagai tempat ujian dan cobaan bagi manusia.

Ujian bukan hanya soal kesusahan, tapi kesenangan dan ketentraman hidup juga ujian yang tak mudah dilewati oleh manusia.

Karena segala kondisi dalam hidup ini adalah ujian, maka seringkali manusia akan menemui kesulitan, tantangan, hambatan dan rintangan yang mengganggu ketenangan hidupnya.

Namun pada dasarnya Allah hanya menginginkan kemudahana bagi manusia. sebagaimana Firman-Nya:

يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ

“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (QS.Al-Baqarah:185)

Dalam segala hal Allah swt menginginkan kemudahan bagi kita, bahkan ketika pertama kali seseorang dilahirkan, Allah Swt berfirman :

ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُ

“Kemudian jalannya Dia mudahkan.” (QS.’Abasa:20)

Di sisi lain Allah Swt menjamin bahwa dibalik setiap kesulitan yang kita hadapi, pasti ada kemudahan dan jalan keluar.

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan.” (QS.Al-Insyirah:5)

Ayat-ayat ini memberi gambaran kepada kita bahw sebenarnya Allah Swt hanya menginginkan kemudahan bagi hamba-Nya, lalu pertanyaannya bagaimana cara meraih kemudahan itu? Apa kiat-kiatnya memperoleh kemudahan ? Apa kunci-kunci untuk mendapatkan kemudahan dalam hidup?

(1) Iman dan amal sholeh.

وَأَمَّا مَنْ آمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُ جَزَاءً الْحُسْنَىٰ ۖ وَسَنَقُولُ لَهُ مِنْ أَمْرِنَا يُسْرًا

“Adapun orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, maka dia mendapat (pahala) yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami sampaikan kepadanya perintah kami yang mudah-mudah.” (QS.Al-Kahfi:88)

(2) Membangun ketakwaan dalam diri.

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا

“Dan barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia menjadikan kemudahan baginya dalam urusannya.” (QS.Ath-Thalaq:4)

(3) Menginfakkan harta sesuai kemampuan.

لِيُنْفِقْ ذُو سَعَةٍ مِنْ سَعَتِهِ ۖ وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ فَلْيُنْفِقْ مِمَّا آتَاهُ اللَّهُ ۚ لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا مَا آتَاهَا ۚ سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا

“Hendaklah orang yang mempunyai keluasan memberi nafkah menurut kemampuannya, dan orang yang terbatas rezekinya, hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak membebani kepada seseorang melainkan (sesuai) dengan apa yang diberikan Allah kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan setelah kesempitan.” (QS.Ath-Thalaq:7)

(4) Memberi, bertakwa dan mempercaya janji Allah.

فَأَمَّا مَنْ أَعْطَىٰ وَاتَّقَىٰ – وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَىٰ – فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَىٰ

“Maka barangsiapa memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa dan membenarkan (adanya pahala) yang terbaik (surga) maka akan Kami mudahkan baginya jalan menuju kemudahan (kebahagiaan).” (QS.Al-Lail:5)

Bagi setiap kita yang sedang menghadapi kesusahan, maka ambil dan peganglah kunci-kunci diatas. Karena semua kunci ini adalah pembuka segala kemudahan yang dijanjikan oleh Allah swt.

????Semoga bermanfaat????hes

Drs.H.E.Sunidja MM M.Ag 0 Posts News / 25 Posts Artikel

Status Pengurus : DPP PFK-KBIHU
Posisi Sebagai     : DEWAN PENGURUS - KETUA / KETUA PELAKSANA HARIAN 5

Leave a Comment